Gadaiku Hadir untuk Korban Gempa Flores Melalui Penyaluran Bantuan di Sikka

CSR Bencara Gempa NTT

Aksi solidaritas kemanusiaan ditunjukkan oleh PT Gemilang Hartadinata Abadi dan unit usahanya, PT Gadai Cahaya Abadi Mulia, dengan menyalurkan paket bantuan darurat bagi para penyintas bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (22/8/2026).

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, paket sembako, selimut, dan perlengkapan dasar lainnya yang dibutuhkan masyarakat selama masa tanggap darurat. Sebagian bantuan diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka untuk mendukung distribusi yang lebih luas, sementara sisanya diberikan secara langsung kepada warga di Desa Meken Detung dan Desa Ili Gai yang terdampak cukup parah akibat gempa.

Direktur PT Gadai Cahaya Abadi Mulia (Gadaiku) NTT, Noventi Indahwati, menegaskan bahwa langkah ini lahir dari inisiatif bersama antara manajemen dan seluruh karyawan untuk meringankan beban masyarakat serta mempercepat fase pemulihan pascabencana. Bantuan tersebut disambut haru oleh warga setempat, salah satunya Tanto dari Dusun Wololuma, yang mengungkapkan bahwa banyak warga terpaksa mendirikan tenda darurat akibat rusaknya tempat tinggal dan tingginya potensi lindu susulan.

Menurut Ibu Noventi Indahwati, Direktur PT Gadai Cahaya Abadi Mulia (Gadaiku) kehadiran bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga sekaligus memberikan semangat bagi masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari dampak gempa bumi.

“Melalui bantuan ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak dan menunjukkan komitmen kami untuk hadir serta berbagi kepedulian di tengah situasi yang mereka alami.” ujarnya saat menyerahkan bantuan di Desa Meken Detung.

Dampak Gempa Magnitudo 7,7 di Flores

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu, (15/8/2026), sekitar pukul 05.58 WITA menjadi salah satu bencana terbesar yang terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di wilayah laut sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo dengan kedalaman sekitar 15 kilometer[1]. Guncangan kuat dirasakan di berbagai wilayah Flores dan menyebabkan kerusakan pada rumah warga, fasilitas umum, serta infrastruktur lainnya.

Hingga 21 Agustus 2026, BMKG mencatat sebanyak 4.258 gempa susulan telah terjadi setelah gempa utama. Dari jumlah tersebut, terdapat 31 gempa susulan dengan magnitudo di atas 5,0 yang turut menambah kekhawatiran masyarakat[2].

Sejumlah daerah terdampak cukup signifikan akibat bencana ini, di antaranya Kabupaten Nagekeo, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Sikka, dan Ende. Kerusakan yang terjadi meliputi rumah warga, bangunan umum, serta fasilitas pendukung kehidupan masyarakat di berbagai wilayah tersebut.

Komitmen Gadaiku untuk Masyarakat

Sebagai perusahaan yang berfokus pada layanan pembiayaan berbasis gadai, gadaiku tidak hanya berupaya memberikan solusi kebutuhan dana cepat bagi masyarakat, tetapi juga berkomitmen untuk hadir dan berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama pada saat terjadi bencana.

Di Kabupaten Sikka, Gadaiku beroperasi melalui kantor yang berlokasi di Jalan KS Tubun, Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Melalui kegiatan bantuan kemanusiaan ini, Gadaiku berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Flores yang terdampak gempa serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempercepat proses pemulihan dan pembangunan kembali wilayah yang terdampak bencana.

Sumber:
[1] https://www.bmkg.go.id/gempabumi/berpotensi-tsunami/20260815054948
[2] https://www.bmkg.go.id/siaran-pers/bmkg-catat-4-258-gempa-susulan-pasca-gempa-utama-flores-berpotensi-berlangsung-hingga-4-minggu

Butuh Bantuan?