Bisnis angkringan telah menjadi ikon kuliner Indonesia yang tidak lekang oleh waktu. Dengan konsep sederhana, harga terjangkau, serta suasana hangat yang menyatukan pelanggan dari berbagai kalangan, usaha ini terus bertumbuh dan menawarkan peluang keuntungan yang menjanjikan.
Dalam artikel ini, kami menyajikan panduan lengkap mengenai modal usaha angkringan, mulai dari perencanaan anggaran, perlengkapan, strategi pemasaran, hingga cara meningkatkan keuntungan.
Dengan informasi yang terstruktur dan mendalam, Anda akan menemukan gambaran komprehensif sebelum memulai bisnis angkringan yang sukses.
Apa Itu Angkringan?
Angkringan adalah usaha kuliner kaki lima yang biasanya menjual aneka makanan sederhana seperti nasi kucing, sate-satean, gorengan, kopi, serta minuman hangat lainnya. Konsepnya sederhana, namun memiliki daya tarik kuat karena menawarkan:
- Harga terjangkau
- Hidangan yang cocok untuk semua kalangan
- Suasana santai yang nyaman
- Modal awal yang tidak besar
Konsistensi permintaan membuat bisnis angkringan menjadi salah satu usaha paling stabil dan mudah berkembang di berbagai daerah.
Detail Modal Usaha Angkringan yang Perlu Disiapkan
Untuk memulai usaha angkringan, diperlukan rincian modal yang terorganisir. Berikut adalah estimasi modal usaha angkringan yang umum digunakan:
1. Perlengkapan Gerobak Angkringan
Peralatan utama meliputi:
- Gerobak angkringan: Rp 3.000.000 – Rp 7.000.000
- Kompor gas + selang + regulator: Rp 400.000 – Rp 650.000
- Tabung gas 12 kg: Rp 250.000 – Rp 300.000
- Termos beras/air panas: Rp 150.000 – Rp 350.000
- Kursi panjang (4–6 unit): Rp 500.000 – Rp 1.000.000
- Meja kecil atau lesehan: Rp 300.000 – Rp 600.000
Total perkiraan modal perlengkapan: Rp 4.600.000 – Rp 9.900.000
2. Peralatan Masak
- Wajan dan panci: Rp 150.000 – Rp 300.000
- Spatula, penjepit, sendok sayur: Rp 50.000 – Rp 100.000
- Alat panggang kecil untuk sate: Rp 150.000 – Rp 300.000
- Baskom stainless: Rp 30.000 – Rp 80.000
Total modal peralatan masak: Rp 380.000 – Rp 780.000
3. Bahan Baku Harian
Bahan baku makanan merupakan modal yang menentukan menu dan kualitas rasa.
- Beras + lauk pauk: Rp 150.000 – Rp 300.000
- Aneka sate (ati ampela, sosis, usus): Rp 150.000 – Rp 300.000
- Gorengan mentah: Rp 50.000 – Rp 100.000
- Teh, kopi, gula, dan minuman lainnya: Rp 100.000 – Rp 200.000
Estimasi modal bahan baku harian: Rp 450.000 – Rp 900.000
4. Perlengkapan Operasional Tambahan
- Lampu penerangan: Rp50.000 – Rp100.000
- Kantong kertas/plastik: Rp20.000 – Rp50.000
- Tisu, sabun cuci: Rp20.000 – Rp40.000
Total modal tambahan: Rp90.000 – Rp190.000
Jika dijumlahkan secara keseluruhan, total modal awal usaha angkringan berkisar antara Rp 5.500.000 – Rp 12.000.000, tergantung kualitas peralatan, lokasi pembelian, dan konsep angkringan yang ingin dibangun. Modal ini tergolong kecil dibandingkan potensi pendapatan yang bisa diperoleh setiap harinya.
Potensi Keuntungan Usaha Angkringan
Margin keuntungan angkringan relatif besar karena bahan baku murah dan harga jual yang stabil. Berikut potensi omzet yang bisa dicapai:
- Penjualan per hari: Rp 500.000 – Rp 1.500.000
- Keuntungan bersih per hari: Rp 200.000 – Rp 600.000
- Keuntungan per bulan: Rp 6.000.000 – Rp 18.000.000
Jika lokasi strategis dan menu lengkap, omzet bisa lebih tinggi terutama di malam minggu atau dekat kawasan kampus.
Pemilihan Lokasi Usaha Angkringan yang Tepat
Pemilihan lokasi adalah faktor penentu keberhasilan usaha angkringan. Lokasi yang ideal mencakup:
Dekat Kampus dan Kos-kosan
Mahasiswa adalah pengguna utama angkringan karena harga terjangkau.
Dekat Area Perkantoran
Orang yang bekerja hingga malam hari membutuhkan tempat makan cepat dan murah.
Dekat Keramaian dan Jalan Utama
Semakin mudah terlihat oleh pengunjung, semakin besar peluang penjualan.
Area Perumahan Padat
Konsumen tetap akan terbentuk secara alami.
Menu Angkringan Paling Laris dan Mudah Dibuat
Agar angkringan ramai, menu harus lengkap, terjangkau, dan sesuai selera masyarakat. Menu yang wajib ada antara lain:
- Nasi kucing (ayam suwir, sambal teri, sambal tempe)
- Sate usus, sate ati ampela, sate telur puyuh, sate ayam
- Gorengan lengkap (bakwan, tempe, tahu, risoles)
- Mie rebus atau mie goreng instan
- Wedang jahe, kopi hitam, teh hangat, susu jahe
Menu sederhana namun lengkap menjadi nilai jual utama angkringan.
Tips Agar Modal Usaha Angkringan Cepat Balik Modal
- Mulai dengan menu yang paling diminati
- Kendalikan pembelian bahan baku secara efisien
- Perhatikan jam operasional yang tepat (17.00 – 24.00)
- Berikan promo kecil seperti “beli 3 sate gratis 1”
- Jaga hubungan baik dengan pelanggan tetap
Dengan pengelolaan yang baik, modal usaha angkringan bisa kembali dalam waktu 1–3 bulan.
Modal Usaha Angkringan Kurang? Gadaiku Punya Solusinya!
Jika semangat untuk memulai angkringan sudah besar namun modal masih belum mencukupi, kini Anda tidak perlu menundanya lagi.
Gadaiku hadir sebagai solusi cepat, aman, dan terpercaya untuk memenuhi kebutuhan modal usaha Anda. Cukup dengan menggadaikan emas, perhiasan, atau barang elektronik, Anda bisa mendapatkan dana dengan proses mudah, pencairan cepat, dan biaya terjangkau.
Apabila Anda memerlukan informasi lebih lanjut tentang Gadaiku, silakan hubungi layanan kami di 0816-600-778 atau kunjungi cabang Gadaiku terdekat. Klik tombol di bawah untuk menemukan lokasi kami.

