Pada 29 Januari 2026, pasar emas dunia kembali menorehkan sejarah dengan harga emas spot menembus area Harga emas spot berada di sekitar USD 5.511,79/oz dan sempat menyentuh rekor intraday USD 5.591,61/oz[1]. Kenaikan ini bukan sekadar lonjakan harian biasa, namun adanya pergerakannya cepat, volatil, membuat investor global kembali memusatkan perhatian pada emas sebagai aset lindung nilai.
Di sisi lain, euforia global tersebut beresonansi ke pasar domestik, minat beli emas batangan, tabungan emas, hingga produk Pegadaian meningkat, sementara pelaku pasar makin disiplin memantau spread (selisih harga beli vs buyback), biaya cetak, dan momentum.
Harga Emas Dunia Menguat Tajam: Apa yang Terjadi di Pasar Global?
Pergerakan emas pada 29 Januari 2026 terjadi dalam fase reli yang agresif. Dalam pembaruan Reuters, emas mendekati USD 5.600/oz karena arus permintaan safe haven menguat, didorong oleh kombinasi ketidakpastian geopolitik, dinamika kebijakan, serta perubahan cara investor memandang emas sebagai aset diversifikasi.[1]
Sejalan dengan itu, laporan Financial Times juga menyoroti kenaikan emas yang menembus rekor (dengan konteks pelemahan dolar dan kekhawatiran pasar terhadap aset tradisional).[2]
Bagi kita, intinya sederhana: ketika emas menembus level psikologis, pasar biasanya masuk ke mode price discovery (mencari harga “wajar” baru). Dalam fase seperti ini, volatilitas sering membesar serta harga bisa bergerak cepat dalam hitungan jam.
Rekor USD 5.500 Itu Maknanya Apa untuk Investor?
Level USD 5.500/oz bukan sekadar angka “bulat”. Pada prakteknya, ia menjadi:
Penanda psikologis
Banyak pelaku pasar menempatkan order di area angka bulat (USD 5.000, USD 5.500, USD 6.000).
Pemicu rebalancing
Portofolio institusi sering menyesuaikan bobot aset ketika emas menembus milestone penting.
Pemicu FOMO dan take profit
Sebagian investor mengejar momentum, sebagian lain mengunci keuntungan—membuat ayunan harga makin tajam.
Dampak Harga Emas Dunia & Pengaruhnya di Indonesia
Kenaikan harga emas global cepat atau lambat menetes ke harga emas domestik, meski besarnya tidak selalu identik karena dipengaruhi kurs, premi, serta kebijakan masing-masing produk.
Untuk 29 Januari 2026, data harga emas di beberapa pasaran (diambil jam 09:00):
Emasku: 1 gram Rp 3.144.000
Galeri 24: 1 gram Rp 3.068.000
UBS: 1 gram Rp 3.206.000
Angka-angka ini penting bukan hanya untuk pembelian, tetapi juga untuk membandingkan nilai per gram antar pecahan. Sering kali pecahan kecil punya premi lebih tinggi; kita perlu menghitungnya, bukan menebak.
Butuh Dana Tanpa Jual Emas? Gadaiku Punya Solusinya!
Ketika harga emas sedang tinggi dan pergerakannya makin dinamis, kita bisa mengambil langkah cerdas tanpa harus menjual emas yang sudah dimiliki. Jika Anda membutuhkan dana cepat untuk kebutuhan mendesak, modal usaha, atau pengaturan cash flow, Gadai Emas di Gadaiku adalah pilihan yang praktis dan aman.
Dengan prosesnya yang mudah, penilaian transparan, dan Anda tetap punya kesempatan menebus kembali emas Anda sesuai ketentuan. Saatnya manfaatkan momentum harga emas
Kunjungi Gadaiku sekarang dan ajukan Gadai Emas untuk mendapatkan dana cepat dengan layanan terpercaya. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di 0816-600-778 atau datang langsung ke cabang Gadaiku terdekat. Temukan lokasi kami dengan klik tombol di bawah.
Referensi:
[1] https://www.reuters.com/world/india/gold-extends-record-run-races-past-5400oz-2026-01-28/
[2] https://www.ft.com/content/6fcdb700-96d1-4ee4-88fd-b0b4e4a73c0a/

