Harga emas batangan produksi Hartadinata Abadi (HRTA) yaitu EMASKU® kembali mencatatkan penguatan pada perdagangan Kamis (6/8/2026). Kenaikan tersebut terjadi seiring reli harga emas dunia yang dipicu meredanya kekhawatiran pasar terhadap prospek suku bunga Amerika Serikat (AS).
Pada perdagangan hari ini, harga EMASKU® dipatok Rp2.543.000 per gram, meningkat Rp100.000 dibandingkan posisi sebelumnya. Adapun harga pembelian kembali (buyback) juga mengalami kenaikan dengan nilai yang sama menjadi Rp2.411.000 per gram.
Penguatan harga emas domestik tidak terlepas dari pergerakan emas global. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas spot ditutup di level US$4.276,3 per troy ons, atau melonjak 4,87% dibandingkan hari sebelumnya. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi sejak pertengahan Juni sekaligus kenaikan harian terbesar sejak Februari.[1]
Salah satu faktor yang mendorong lonjakan harga emas adalah meningkatnya optimisme terhadap situasi geopolitik di Timur Tengah. Presiden AS, Donald Trump, mengatakan kesepakatan mengenai Selat Hormuz diperkirakan dapat tercapai paling cepat pada Rabu waktu setempat. Kesepakatan tersebut diharapkan membuka kembali jalur pelayaran strategis sehingga dapat membantu menstabilkan pasokan dan harga energi.
Selain faktor geopolitik, data ketenagakerjaan terbaru dari AS juga menjadi perhatian investor. Laporan Automatic Data Processing (ADP) menunjukkan sektor swasta hanya mampu menciptakan 44.000 lapangan kerja selama Juli. Jumlah tersebut merupakan yang terendah dalam enam bulan terakhir dan mengindikasikan perlambatan pasar tenaga kerja.
Kombinasi kedua sentimen tersebut membuat pelaku pasar memperkirakan Federal Reserve (The Fed) tidak perlu terlalu agresif menaikkan suku bunga. Stabilnya harga energi akibat meredanya konflik di Timur Tengah serta perlambatan ekonomi AS dinilai dapat membantu menjaga inflasi tetap terkendali.
Mengacu pada CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 3,75%-4,00% pada rapat The Fed bulan depan kini berada di angka 54,4%, lebih rendah dibandingkan 57,1% yang tercatat sepekan lalu.[2]
Di sisi lain, ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter juga berubah. Investor kini lebih banyak memperkirakan The Fed di bawah kepemimpinan Kevin Warsh hanya akan menaikkan suku bunga satu kali sepanjang tahun ini. Sebelumnya, pasar masih memperhitungkan kemungkinan dua kali kenaikan.
Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil atau non-yielding asset, emas umumnya menjadi lebih menarik ketika prospek kenaikan suku bunga melemah. Sebaliknya, suku bunga yang tinggi biasanya meningkatkan daya tarik instrumen investasi berbunga sehingga dapat mengurangi minat terhadap emas.
Kenaikan harga emas dapat menjadi peluang bagi Anda yang membutuhkan dana tunai tanpa harus menjual aset berharga. Dengan menggadaikan emas, Anda tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan kembali aset tersebut setelah pinjaman dilunasi.
Jika Anda mencari tempat gadai yang aman, cepat, dan terpercaya, Gadaiku siap melayani kebutuhan Anda yang tentunya menerima gadai emas batangan maupun perhiasan dengan proses mudah, nilai taksiran yang kompetitif, serta telah berizin dan diawasi oleh OJK.
Kunjungi kantor cabang Gadaiku terdekat atau ajukan gadai melalui aplikasi Gadaiku untuk mendapatkan dana tunai dengan proses yang praktis.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, estimasi nilai taksiran, serta ragam layanan yang tersedia, silakan kunjungi cabang Gadaiku terdekat atau hubungi Call Center di 0816-600-778.
Sumber:
[1] [2] https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/117467/penyebab-harga-emas-antam-hari-ini-melesat-naik-rp50-000

