Harga Emas Tembus $4.500, Diprediksi $7.000 di 2030

Harga Emas Tembus 4500

Pada penutupan pasar Selasa (23/12), harga emas mencatatkan rekor baru, menembus di angka US$4.503. Kenaikan harga emas berlanjut pada Rabu pagi (24/12), yang bergerak di kisaran US$4.517 per ons. Lonjakan harga emas ini telah mencatatkan kenaikan lebih dari 71% sepanjang 2025.

Penyebab Kenaikan Harga Emas?

Mengacu pada laporan yang dirilis oleh Reuters (23/12), lonjakan harga emas saat ini didorong oleh sejumlah faktor, di antaranya adalah harapan yang semakin besar terhadap pelonggaran kebijakan moneter oleh pemerintah Amerika Serikat (AS).

Kebijakan ini diperkirakan akan menambah likuiditas di pasar dan mengurangi suku bunga, yang pada gilirannya akan membuat emas menjadi lebih menarik sebagai aset lindung nilai.

Selain itu, ketegangan geopolitik yang terus meningkat, baik di kawasan Timur Tengah maupun di wilayah lainnya, turut memberikan dampak positif pada harga emas. Ketegangan politik ini seringkali menyebabkan investor beralih ke aset yang lebih aman, seperti emas, untuk mengurangi risiko portofolio mereka.

Dampaknya terhadap Investor?

Meskipun harga emas telah mengalami lonjakan signifikan, banyak analis berpendapat bahwa reli ini masih jauh dari puncaknya. Mengutip laporan Kitco News (23/12), Charlie Morris, Chief Investment Officer dan pendiri ByteTree, menyatakan bahwa emas masih berada dalam jalur tren bullish jangka panjang.

Morris bahkan memperkirakan harga emas bisa mencapai angka fantastis, yakni US$7.000 per troy ounce pada tahun 2030. Prediksi ini, menurutnya, didorong oleh sejumlah faktor makroekonomi, termasuk meningkatnya ekspektasi inflasi jangka panjang di negara-negara maju.

Inflasi yang diperkirakan akan naik dari sekitar 2% menjadi 4% dalam beberapa tahun mendatang dipicu oleh defisit fiskal yang semakin besar dan kebijakan ekspansi likuiditas yang diterapkan oleh bank sentral di seluruh dunia.

Ekspansi tersebut, yang bertujuan untuk merangsang perekonomian, diharapkan akan memberikan tekanan lebih lanjut pada mata uang global, membuat emas semakin menarik sebagai aset lindung nilai.

Selain faktor-faktor ekonomi global, ada indikasi bahwa pasar emas saat ini masih dalam tahap awal dari tren kenaikan yang lebih besar. Salah satu tanda penting yang diperhatikan oleh Morris adalah rendahnya tingkat euforia pasar, yang menunjukkan bahwa banyak investor masih belum sepenuhnya berinvestasi dalam emas.

Lebih lanjut, alokasi investasi dari institusi besar, seperti dana pensiun dan bank-bank sentral, juga masih relatif rendah dibandingkan dengan potensi yang ada. Hal ini memberikan sinyal bahwa ruang untuk pertumbuhan harga emas masih sangat terbuka, karena jika aliran dana institusional mulai mengalir masuk, harga emas bisa melonjak lebih tinggi lagi.

Butuh Uang namun Harga Emas Terus Terbang? Tenang, Gadaiku punya Jalan Keluarnya!

Dengan potensi harga emas yang terus meningkat, bagi sebagian orang, ini bisa jadi kesempatan besar untuk memaksimalkan nilai aset yang dimiliki. Namun, bagi yang membutuhkan uang tunai tanpa harus menjual emas, Gadaiku hadir sebagai solusi yang tepat.

Melalui layanan gadai emas yang cepat dan aman, Gadaiku memungkinkan Anda untuk tetap mempertahankan kepemilikan emas, sementara tetap mendapatkan dana tunai yang dibutuhkan.

Dengan proses yang mudah dan tanpa ribet, Gadaiku memberi kemudahan bagi Anda untuk memanfaatkan kenaikan harga emas. Jadi, meskipun harga emas terus melonjak, Anda tetap bisa mendapatkan manfaat maksimal tanpa khawatir kehilangan nilai investasi emas Anda.

Untuk informasi selengkapnya mengenai layanan gadai, Anda dapat menghubungi tim customer service kami di nomor 0816-600-778, atau mengunjungi cabang terdekat Gadaiku di kota Anda dengan klik di bawah ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut: